Musuhku Kini Bertambah

April 14, 2008 by bagaspati

Entah salah siapa? Aku tak mengerti… tapi seinget aku, aku ndak pernah memusuhi siapa pun kecuali kalau dia menyakitiku. Nah ini kenal aja endak apa lagi mengata-katai. Mereka sudah kelewat batas mengganggu kenyamananku. Kalo satu kali dua kali boleh lah aku maafkan tapi ini sudah berulang-kali mereka membuat saya tidak nyaman. Aku berfikir haruskan aku membunuhnya atau tidak? Seandainya aku bunuh dosa tidak? Kan dia menggangguku. Kalo aku usir mereka ngotot untuk bertahan? Uuuuuuh… Bingung… aku harus beurusan dengan mereka yang kini menjadi musuhku.

Kala aku lelah dan resah ingin aku sejenak menenangkan nurani. Menggumpulkan semua energi emosionalku, spiritualku dan pikiranku untuk bangkit. Semua itu kudapat dari kamar ini. Yaaa..hanya di kamar ini saja, tidak di tempat lain. Namun dikamar inilah musuh-musuh baruku bermasalah denganku. Mereka menggangguku kenyamananku kala ku harus mengumpulkan energi itu untuk tetap survive diantara kehebatan teman-temanku.

Kala aku menghidangakan kopi diatas meja kerjaku dan ku nikmati sambil mengerjakan editan foto mereka berbondong-bondong mengkrumuni gelasku, kala aku duduk sambil membaca buku-buku koleksiku diatas kursi derektur peninggalan ayahku, kakiku mereka gigit. Kala aku tinggalkan kamarku selama 4 hari, mereka menghiasi tiap sudut dan sela di dalam kamarku dengan jaring-jaring mereka.

Mengapa kalian memusuhiku apa yang salah denganku. Dulu lalat, kecoak, jangkrik dan tikus kini kita sudah damai. Mereka kini tinggal dengan nyaman di taman disamping kamarku dengan air yang melimpah dan hijau daun yang menjadi atap rumah mereka. Namun sekarang semut, laba-laba, dan nyamuk menjadi musuh baruku. Apakah ku harus melawan atau bersabar? Melawan tiada henti dengan membunuh mereka yang jumlahnya mungkin ratusan koloni atau aku harus bersabar dengan menganggap mereka teman sekamar… Tapi mereka menyakiti aku.

Ingin Mengingatkan

April 11, 2008 by bagaspati

Kubur Setiap Hari Menyeru Manusia Sebanyak Lima (5) Kali …

1. Aku rumah yang terpencil,maka kamu akan senang dengan selalu membaca Al-Quran.
2. Aku rumah yang gelap,maka terangilah aku dengan selalu solat malam.
3. Aku rumah penuh dengan tanah dan debu,bawalah amal soleh yang menjadi hamparan.
4. Aku rumah ular berbisa,maka bawalah amalan Bismillah sebagai penawar.
5. Aku rumah pertanyaan Munkar dan Nakir,maka banyaklah bacaan
“Laa ilahaillallah, Muhammadar Rasulullah”,supaya kamu dapat jawapan kepadanya.

Lima Jenis Racun dan Lima Penawarnya …..

1. Dunia itu racun, zuhud itu obatnya.
2. Harta itu racun, zakat itu obatnya.
3. Perkataan yang sia-sia itu racun,zikir itu obatnya.
4. Seluruh umur itu racun, taat itu obatnya.
5. Seluruh tahun itu racun,Ramadhan itu obatnya.

(Kirimkan Untuk Rakan-Rakan Muslim Anda Yang Lain Sebagai Tanda Sahabatnya Sedang Mengingatinya …)

Nabi Muhammad S.A.W bersabda:
Ada 4 di pandang sebagai ibu “, yaitu :

1. Ibu dari segala OBAT adalah SEDIKIT MAKAN.
2. Ibu dari segala ADAB adalah SEDIKIT BERBICARA.
3. Ibu dari segala IBADAT adalah TAKUT BUAT DOSA.
4. Ibu dari segala CITA CITA adalah SABAR.

Berpesan-pesanlah kepada kebenaran dan kesabaran.Beberapa kata renungan dari Al-Qur’an